Membangun Kewirausahaan Digital

       

                                        https://images.app.goo.gl/5j8SGHsKyZXeZCvN

    Wirausaha digital adalah seseorang yang menjalankan suatu usaha dengan menmanfaatkan peran teknlogi informasi terkini untuk memasarkan produknya secara cepat dan praktis. Tidak heran jika saat ini wirausaha digital kian menjamur di Indonesia, banyak kalangan yang mencoba berbisnis di media sosial dan juga e-commerece. Salah satu sektor yang akan memberikan kontribusi positif dalam membangun perekonomian di Indonesia adalah ekonomi digital, masa depan ekonomi digital yang nantinya akan membawa suatu perubahan positif untuk ekonomi di Indonesia, khususnya dalam menguatkan ekonomi di Indonesia dengan memanfaatkan peran teknologi didalamnya. Saat ini media sosial semakin dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder dalam berbisnis, hadirnya media sosial dalam konteks ekonomi digital semakin mengambil peran dalam  membuka peluang usaha bagi masyarakat di Indonesia. Hal itulah yang menjadi indikator dari wirausaha digital, Dengan banyaknya masyarakat yang berupaya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam berbisnis akan semakin mendorong berkembangnya ekonomi di Indonesia,

Ada 4 hal yang menjadi parameter saat ini, apakah teknologi digital sudah masuk kedalam Indonesia, antara lain: Mobile Internet, Cloud technology, Internet Of things, Big data and advances analtics. Berdasarkan data, pengguna media sosial termasuk yang tertinggi di dunia, Jakarta dianggap Ibukota Twitter dunia. Di tahun pendapatan e commerece di Indonesia mencapai USD 6 miliar dan 68 persen pengguna internet melakukan pembelian secara online, sekitar 75 persen pembelian dilakukan melalui perangkat seluler. Hal tersebut sudah menjadi bukti bahwa media sosial sangat berperan penting bagi industri digital di Indonesia. Pemanfaatan platform e-commerce mampu menstabilkan harga dengan baik, hingga memperdek jarak anatara prosudesn dan konsumen tanpa harus melalui rantai distribusi yang panjang.

Untuk menjawab tantangan zaman, dimasa mendatang pabrik modern akan dilengkapi oleh sensor yang dijadikan sebagai alat pengendali proses produksi dan pengoperasian produk secara online. Selain itu big data juga dipergunakan untuk meningkatkan efisiensi, hasil, kualitas, dan kondisi alat untuk pemeliharaan, selain itu sistem online akan menjadi pendukung manajemen rantai pasokan. Revolusi tersebut dapat tergambarkan melalui digitalisasi yang akan meningkatkan produktivitas tambang secara signifikan, perencanaan tambang akan menerapkan software yang menggabungkan pertambangan geologi dan peralatan. Kendaraan besar yang berperan di lokasi akan menjadi kendaraan tanpa pengemudi karena telah dilengkapi sensor pengoperasian secara mandiri. Serta, drone juga berperan sebagai alat untuk melakukan pemantauan data lingkungan seperti kualitas udara, suhu dan cuaca. Ada juga bisnis ritel yang nantinya akan menerapkan sistem digitalisasi terhadap penggunaan sumber daya manusianya, yakni dengan menfaatkan software yang ada sebagai alat peminimalisir sumber daya manusia, sehingga pelanggan dapat terkoneksi langsung dengan software yang ada, baik itu dimulai dari memasuki toko hingga sampai ke proses transaksi. Selain pertambangan dan bisnis ritel, ada industri pertanian yang saat ini juga sudah menerapkan teknologi, salah satunya dengan menggunakan GPS yang akan dijadikan sebagai alat kendali traktor dalam melakukan pekerjaannya, mulai dari menyiapkan tanah, menabur benih, dan memanen sampai melakukan pendistribusiannya.

Ada 5 hal strategi bisnis yang perlu diterapkan di era saat ini antara lain, costumer focus, omnichannel, bigdata, cybersecurity dan digital capability. Keunggulan kompetitif diperoleh dengan berfokus pada kepuasan pelanggan, contohnya jasa potong daging untuk kebutuhan khusus pelanggan, next day services. Omnichannel untuk menghubungkan dunia offline ke online, contohnya, setiap outlet di dorong masuk ke e-commerece dengan standar operasi tertentu. Big data, menggunakan SAP Business One untuk mendukung transaksi bisnis, membuat data warehouse untuk pengambilan keputusan. Cybersecurity, berperan untuk melindungi informasi bisnis perusahaan (Sophos Central). Serta, Kapabilitas digital berperan untuk mendukung perusahaan masuk ke dunia digital.

     Di Era digitalisasi seperti ini para mahasiswa harus dibekali dengan ilmu berbisnis untuk bersaing dengan zaman, salah satunya dengan berwirauaha digital. Seperti yang kita tahu bahwa hal yang sangat berkaitan dengan berwirausaha yaitu tidak lain adalah target finansial, untuk memulai target finansial kita perlu memikirkan 4 hal pokok, antara lain:

1.      Pelanggan Baru

2.      Pelanggan Loyal

3.      Hemat Biaya dan,

4.      Asset Produktif

Keempat hal tersebut melahirkan pemikiran tentang bagaimana cara untuk mendapatkan pelanggan baru, dan bagaimana caranya supaya para pelanggan kita tetap menjadi konsumer tetap. Memberikan perilaku yang loyal terhadap pelanggan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan, salah satunya dengan memberikan bonus-bonus pembelian. Disisi lain kita perlu juga memikirkan tentang cara menghemat biaya dan menjadikan asset yang ada agar tetap produktif. Dari hal-hal tersebut menyimpulkan 3 indikator penting dalam menentukan target finansial yaitu:

1.      Kepuasan pelanggan

2.      Proses internal dan,

3.      Pengembangan


 Kemudian ada 10 Kompetensi dasar yang harus dimiliki saat membangun digital entrepeneurship, yaitu antara lain:

1. Komunikasi, komunikasi adalah keterampilan penting wirausaha harus bisa menjelaskan ide berulang kali, promosi ke investor atau pelanggan. Keterampilan komunikasi baik pribadi maupun professional adalah kunci sukses wirausahawan.

2.  Finansial, Memiliki kecerdasan finansial sangat penting dalam wirausaha. Mengendalikan arus kas sangat penting baik bagi solopreneur, freelancer ataupun bisnis besar.

3.  Merk, setiap wirausa harus memiliki merk dan setiap wirausaha adalah merk. Cara bicara, cara menanggapi email, cara memperkenalkan diri, dan cara menulis adalah merk “citra” sebagai wirausaha.

4. Marketing, pahami secara mendalam mengenai disiplin ilmu pemasaran digital untuk mengoptimalkan search engine, pemasaran medsos, pay per click, pemasaran konten dan pemasaran via email.

5.    Networking, membangun jaringan yang luas akan berpotensi memperkuat pembangunan bisnis.

6.   Automation, memaksimalkan kerja teknologi dalam membangun bisnis.

7.   Design, desain bukan hanya tampilan, tetapi fungsinya.

8. Analytics, belajar menganalis menjadi hal penting. Sehebat apapun firasat atau intuisi, belajarlah membuat keputusan berdasar data.

9. Technical, pemograman merupakan suatu keterampilan penting dunia digital. Namun tidak semua orang harus bisa dalam hal pemograman, pemahaman sederhana tentang algoritma dan cara berpikir terstruktur, akan mengembangkan pemikiran logis untuk pemecahan masalah masalah yang kompleks.

10. Learning, Online Learning merupakan salah satu keterampilan penting di era digital, yang akan membantu untuk meningkatkan kinerja bisnis.

 

    Dapat disimpulkan bahwa menjadi wirausaha digital perlu memperhatikan parameter, stategi, indikator penting dan juga kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha digital. Revolusi industri 4.0 menjadi indikator penting digitalisasi era dalam memanfaatkan peran teknologi informasi untuk membangun kewirausahaan digital, menjadi wirausaha digital akan memberikan kontribusi positif dalam membangun perekonomian di Indonesia, banyaknya masyarakat yang berupaya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam berbisnis akan semakin mendorong berkembangnya ekonomi di Indonesia Perkembangan teknologi yang ada harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi penerus bangsa untuk membangun pemerataan “infrstruktur digital” dalam menciptakan suatu ekosistem yang mampu mendorong tumbuhnya wirausaha digital.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Konsep Hidup Minimalis

Menghindari Pola Hidup Konsumtif

Esai Wawancara Kepemimpinan